Hutama Karya Perkuat Tata Kelola Kepemimpinan

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:20:56 WIB
Hutama Karya Perkuat Tata Kelola Kepemimpinan

JAKARTA - Perusahaan konstruksi milik negara ini membuka lembaran baru dalam penguatan struktur kepemimpinan. 

Penataan ulang jajaran pengurus diposisikan sebagai langkah strategis untuk memperkuat arah pengelolaan korporasi. Fokus utamanya adalah memastikan pengawasan dan pengambilan keputusan berjalan lebih solid.

Perubahan struktur dipersiapkan untuk menjawab tantangan pengelolaan proyek berskala besar. Langkah ini diarahkan agar proses bisnis berjalan semakin efektif dan terukur. Penataan kepemimpinan juga dimaksudkan menjaga konsistensi kinerja jangka panjang.

Manajemen menempatkan tata kelola sebagai fondasi utama dalam pengembangan perusahaan. Penguatan struktur diharapkan meningkatkan akuntabilitas dalam setiap lini. Dengan demikian, perusahaan menegaskan komitmen pada praktik pengelolaan yang transparan.

Penyegaran Dewan Komisaris

Perubahan paling menonjol terjadi pada posisi pucuk Dewan Komisaris. Pemegang saham menunjuk Denny Abdi sebagai Komisaris Utama untuk menggantikan Yudo Margono. Penunjukan ini dimaksudkan memperkuat fungsi pengawasan dan kontrol strategis.

Pergantian tersebut menjadi sinyal penyegaran dalam mekanisme pengawasan internal. Dewan Komisaris diharapkan mampu memberikan arahan yang lebih tajam dan konstruktif. Peran pengawasan diposisikan sebagai penyeimbang bagi pelaksanaan kebijakan manajerial.

Manajemen menilai penguatan pengawasan penting dalam menjaga integritas perusahaan. Tata kelola yang baik diyakini memperkecil risiko penyimpangan kebijakan. Dengan kepemimpinan baru, pengawasan diharapkan berjalan lebih efektif.

Penataan Ulang Jajaran Direksi

Restrukturisasi juga menyentuh posisi strategis di Dewan Direksi. Moeharmein Zein Chaniago diberhentikan dari jabatan Wakil Direktur Utama dan digantikan oleh Sugeng Rochadi. Pergantian ini dimaksudkan memperkuat koordinasi di tingkat pengambilan keputusan.

Di lini operasional, Agung Fajarwanto yang sebelumnya menjabat Direktur Operasi I digantikan oleh Gunadi. Posisi Direktur Operasi II yang ditinggalkan Gunadi kemudian diisi oleh Mardiansyah. Penataan ini diarahkan agar pengelolaan proyek berjalan lebih terfokus.

Estafet kepemimpinan di Direktorat Manajemen Risiko juga berganti dari Sugiarti kepada Fatma Dewi Setyowati. Untuk mengoptimalkan kinerja operasional, perusahaan menunjuk Iwan Hermawan sebagai Direktur Operasi III. Langkah ini memperluas cakupan pengendalian proyek dan efisiensi lapangan.

Dampak Terhadap Operasional Perusahaan

Manajemen menegaskan perubahan susunan pengurus tidak berdampak langsung pada operasional harian. Aktivitas proyek, kewajiban hukum, serta kondisi keuangan dinyatakan tetap berjalan normal. Perusahaan memastikan kesinambungan layanan tetap terjaga.

Penataan kepemimpinan diposisikan sebagai penguatan internal tanpa mengganggu proses bisnis berjalan. Setiap lini operasional tetap bekerja sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan. Dengan demikian, perubahan ini bersifat strategis dan terukur.

Manajemen juga memastikan koordinasi lintas direktorat tetap solid. Proses transisi dilakukan dengan prinsip kehati-hatian agar tidak menghambat target kinerja. Konsistensi pelayanan menjadi prioritas utama dalam masa penyesuaian.

Target Sinergi dan Akselerasi Kinerja

Dengan formasi baru, perusahaan menargetkan sinergi yang lebih erat antara Dewan Komisaris dan Direksi. Kolaborasi diharapkan mempercepat pengambilan keputusan strategis. Sinergi ini diposisikan sebagai pengungkit pencapaian target jangka menengah.

Manajemen memandang harmonisasi peran pengawasan dan eksekusi sebagai kunci akselerasi kinerja. Setiap kebijakan diharapkan memiliki pengawalan yang kuat dari sisi pengawasan. Pendekatan ini bertujuan memperkuat kualitas hasil kerja perusahaan.

Ke depan, perusahaan menegaskan komitmen untuk menjaga keberlanjutan kinerja. Struktur kepemimpinan baru diharapkan mendorong inovasi dan efisiensi. Dengan arah yang lebih terintegrasi, perusahaan menatap target strategis secara lebih optimistis.

Terkini

Panduan Olahraga Ringan Agar Puasa Tetap Nyaman

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42:59 WIB

Bintang Voli Vietnam Perkuat Nakhon Ratchasima Thailand

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42:59 WIB

Voli Jepang Soroti Aksi Memukau Farhan Halim

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42:59 WIB

Persaingan Ketat Liga Inggris, Arsenal Tetap Percaya Diri

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42:59 WIB

Liga Italia Sengit, Milan Gagal Raih Kemenangan

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42:58 WIB